Virus corona di Korea Selatan: Lebih dari 100 kasus baru Covid-19 muncul terkait kelab malam Seoul, setelah Korsel catat ‘penularan lokal nihil’

Virus corona di Korea Selatan: Lebih dari 100 kasus baru Covid-19 muncul terkait kelab malam Seoul, setelah Korsel catat 'penularan lokal nihil'

Jumlah kasus positif virus corona yang terkait dengan bermacam-macam bar dan kelab malam pada kawasan hiburan Itaewon, Kota Seoul, melonjak menjadi 101 kasus di Selasa (12/05), sebut para pejabat kesehatan Korea Selatan.

Angka itu mencakup pengunjung kelab malam yang menularkan virus pada teman dan anggota keluarga itu, sebut Pusat Penanganan Keselamatan serta Bencana dalam keterangan.

Pemerintah Korsel memperingatkan prospek terjadinya lonjakan kasus di klaster Itaewon setelah seorang pengunjung menyinggahi lima kelab dan bar di 1-2 Mei lalu.

Lonjakan ini berlangsung hampir perut pekan setelah Korsel mencatat tak ada kasus baru Covid-19 dengan berasal dari penularan domestik.

“Prioritas utama kami adalah meminimalisasi penyebaran penyakit di kawasan Seoul raya, ” cetus Perdana Menteri Korsel, Chung Sye-kyun, di dalam rapat dengan para pejabat pemerintah, pada Senin (11/05).

Chung meminta pemerintah daerah bekerja pas dengan kepolisian untuk melacak pengunjung yang belum diketahui keberadaannya.

“Kami harus cepat menemukan dan menguji mereka. Kecepatan ialah kunci, ” kata Chung sama dengan dikutip kantor berita Reuters.

Dengan terpisah, Wali Kota Seoul, Park Won-soon, mengaku mengetahui terdapat 5. 517 pengunjung di kawasan Itaewon. Namun, dari jumlah itu, mereka baru melacak 2. 405 karakter. Sisanya, sebanyak 3. 112 belum dapat ditemukan.

“Ini berarti mereka dengan sengaja menghindari panggilan kami atau menulis cetakan yang salah sejak pertama, ” kata Park kepada kantor informasi Yonhap.

Untuk melacak mereka, pemerintah praja telah bekerja sama dengan kepolisian yang akan mengerahkan 2. 162 petugas dalam memeriksa transaksi kartu kredit, sinyal ponsel, dan rekaman kamera pengawas di lokasi-lokasi tertentu.

Pada saat dengan sama, pemerintah menyatakan akan menyediakan tes secara gratis kepada para pengunjung kawasan Itaewon.

“Kami meminta kerja sama aktif dari para pengunjung kelab-kelab Itaewon dari 24 April sampai 6 Mei. Mohon menahan diri buat berkontak dengan orang lain serta melakukan tes di pusat pemeriksaan terdekat, terlepas apakah ada isyarat atau tidak, ” kata Yoon Tae-ho, pejabat senior Kementerian Kesehatan Korsel.

Dalam pidatonya pada Minggu (10/05), Presiden Korsel, Moon Jae-in, memperingatkan bahwa pagebluk virus corona “belum selesai datang benar-benar selesai”.