Rizieq Shihab pulang: Apa arti rancangan kepulangannya bagi politik Indonesia serta bagaimana kasus-kasus hukum yang dihadapinya

Rizieq Shihab pulang: Apa arti rancangan kepulangannya bagi politik Indonesia serta bagaimana kasus-kasus hukum yang dihadapinya
  • Ayomi Amindoni
  • Wartawan BBC News Indonesia

Sesudah berkali-kali batal pulang, Rizieq Shihab direncanakan kembali ke Indonesia sesudah lebih dari tiga tahun berharta di Arab Saudi. BBC Nusantara merangkum sejumlah hal yang elok Anda ketahui di balik kepulangan Rizieq Shihab.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Selasa (10/11) cepat.

Sebelum pergi ke Arab Saudi pada 2017 lalu, Rizieq mengangkat peran penting dalam konstelasi kebijakan Indonesia ketika isu agama sering digunakan untuk memobilisasi politik.

Dia kemudian tersandung sejumlah kasus kaidah di indonesia. Lalu, bagaimana kadar perkara-perkara ini sekarang? Apa signifikansi kedatangan Rizieq dalam politik pada negeri saat ini?

Berikut kira-kira hal yang perlu Anda ketahui di balik kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

Mengapa baru balik ke Indonesia sekarang?

Ketika dihubungi BBC Indonesia pada Senin (09/11) siang, pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro menjelaskan bahwa Rizieq telah dalam perjalanan ke bandara Jeddah untuk memulai perjalanan kembali ke Indonesia.

Sugito memastikan kliennya bakal tiba di ibu kota Jakarta pada Selasa (10/11) pukul 09. 00 WIB.

Ini adalah kepulangan pertama Rizieq ke Indonesia, sesudah lebih dari 3, 5 tahun berada di Arab Saudi.

Sugito menjelaskan selama ini kliennya “selalu ingin pulang ke Indonesia, akan tetapi ada hambatan masalah keimigrasian. ”

“Saya duga kuat bahwa kenapa tempat dicekal oleh Arab Saudi, yang dia sebenarnya adalah bukan warga negara Saudi, saya kira ada informasi yang dikirim dari Jakarta ke Saudi yang memojokkan ataupun menyudutkan Habib Rizieq, seakan-akan bermasalah hukum jadi tidak bisa kembali ke Indonesia, ” jelas Sugito, Senin (09/11).

Akan tetapi, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Ketenteraman (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah sama sekali tak menghalangi kepulangan Rizieq dari Arab Saudi.

Menurutnya, Rizieq mempunyai hak hukum dan kewajiban hukum yang sama kaya warga negara lainnya, sehingga kepulangannya adalah hak yang harus dilindungi. “Karena dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk kabur bukan karena kita minta buat pergi. Sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang, karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi, ” ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (09/11) menanggapi rencana kepulangan Rizieq.

Dalam pengumuman resmi kepulangannya minggu lalu, Rizieq mengaku sejumlah agenda telah menanti setibanya ia dalam Indonesia. Antara lain, ia bakal menghadiri perayaan Maulid Nabi serta menikahkan putri keempatnya, Najwa Shihab, pada akhir pekan ini.

Kok ada pro-kontra di balik kepulangannya?

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD menjelaskan dirinya memiliki dokumen yang menunjukkan petunjuk Rizieq Shihab melanggar ketentuan imigrasi, atau overstay di Arab Saudi.

Menurutnya, ini yang membuat Rizieq urung pulang karena harus menutup denda.

Akan tetapi, Rizieq mengisbatkan bahwa masalah imigrasi tersebut lengkap pada 2 November lalu, setelah otoritas imigrasi Arab Saudi memberinya perpanjangan visa.

“Visa saya yang mati semasa 2, 5 tahun dihidupkan kembali dan berlaku sampai pertengahan November ini. Catatan overstay hilang, otomatis denda tidak ada, ” ujarnya dalam keterangan pers Rabu (04/11).

Kepulangan Rizieq juga diwarnai oleh sabung argumen antara Menkopolhukam Mahfud MD dan wakil ketua umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Melalui akun Twitternya, Fadli Zon menyoroti tabiat pemerintah yang bersikap acuh terhadap kepulangan Rizieq dan membandingkannya dengan perlakuan pemerintah terhadap predator seks, Reynhard Sinaga, yang terlibat peristiwa hukum di Inggris.

Mahfud, lalu membalas bahwa ketika dirinya tiba menjabat sebagai Menkopolhukam, dirinya sudah menawarkan bantuan kepada Rizieq, tetapi ditolak.

Adapun Rizieq Shihab menguatkan bahwa kepulangannya murni atas cara sendiri tanpa bantuan pemerintah Indonesia, baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri.

“Kalau ada yang mengaku ikut membantu atau melobi pemerintah Arab Saudi dalam kepulangan saya, itu bongak besar, itu hoaks, ” kasar Rizieq dalam pengumuman kepulangannya, pasar lalu.

Ini adalah kali keenam Rizieq dikabarkan pulang ke Indonesia sejak ia memutuskan tidak kembali ke Indonesia usai umrah April 2017 ketika ia dipanggil polisi untuk menjalani pemeriksaaan terkait urusan dugaan pelanggaran UU Pornografi yang melibatkannya, dan sejumlah kasus lembaga lain.

Bagaimana nasib kasus-kasus hukumnya?

Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro mengatakan kliennya “sudah tidak ada persoalan dasar apapun di Indonesia”, sebab semesta perkara yang menetapkan Rizieq jadi tersangka telah diberhentikan penyelidikannya, seusai polisi menerbitkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3).

“Dari semua kasus tersebut, dua kasus beliau menjadi simpulan, yakni kasus konten pornografi yang ditangani Polda Metro Jaya dan satu lagi yang ada di Polda Jabar. Keduanya sudah SP3, ” jelas Sugito.

“Sedangkan buat perkara lainnya, beliau sebagai saksi. Jadi, karena hanya sekedar sebagai saksi, beliau sudah tidak ada persoalan apapun di Indonesia, ” ujarnya kemudian.

Perkara yang ditangani Kepolisian Kawasan Jawa Barat adalah kasus sangkaan pencemaran nama baik Soekarno serta kasus dugaan penodaan Pancasila yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri pada 2016 silam.

Polisi menetapkan Rizieq sebagai tersangka pada November 2017, tapi pada Februari 2018, Polda Jawa Barat resmi menghentikan urusan terseut dan menerbitkan SP3.

Pihak kepolisian beralasan kasus itu “kurang pas bukti untuk ditindaklanjuti dalam metode penyidikannya”.

Sukmawati Soekarnoputri sempat mengajukan praperadilan SP3 kasus ini di Oktober 2018 lalu, namun menawan hakim Pengadilan Negeri Bandung, menentang permohonan itu dan menyatakan SP3 kasus ini “adalah sah taat hukum”.

Pada 2017, Rizieq juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyebaran pornografi berupa percakapan seks yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan seorang perempuan bernama Firza Husein.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada Mei 2017, tapi di 2018, kepolisian menerbitkan SP3.

Pengantara Kepala Polri kala itu, Komjen Syafruddin, mengatakan penyidik telah bersikap independen dalam menangani perkara itu dan menegaskan “tidak ada intervensi sedikit pun dari pimpinan Polri”.

Tatkala itu, hingga kini belum nyata status hukum perkara-perkara lain dengan menetapkan Rizieq menjadi saksi.

Kasus-kasus tersebut antara lain kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan Rizieq terpaut ceramahnya yang dianggap menyinggung anutan umat Kristiani.

Salah satu perkataan dalam video yang dipermasalahkan bersuara, “Kalau Tuhan beranak, terus bidannya siapa? ”

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan bahwa kasus-kasus itu ditangani oleh Mabes Polri.

Sebelumnya, Kepala Jawatan Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menjelaskan pihaknya “sedang koordinasikan” status perkara Rizieq Shihab.

“Bagaimanapun hasilnya kami nanti dari penyidik, ” jelas Bambu pada Kamis (05/11).

Apa signifikansi kedatanganya dalam politik Indonesia?

Sebelum kepergiannya ke Arab Saudi 3, 5 tarikh silam, Rizieq Shihab memainkan posisi penting dalam politik Indonesia masa isu agama kerap digunakan buat memobilisasi politik.

Dengan kendaraan ormasnya, Rizieq Shihab dikenal sebagai sosok vokal menentang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam pemilihan gubernur DKI pada 2017 lalu, terlebih terkait dengan kasus penistaan keyakinan hingga Ahok kalah dalam pemilihan.

Rizieq juga berada di belakang Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019 lalu.

Meski arahan FPI itu merupakan sosok pokok dalam gerakan 212, jaringan alumni gerakan tersebut sudah terpecah, apalagi sosok penting lainnya, Maruf Mengabulkan, diangkat menjadi calon wakil kepala Joko Widodo dan Prabowo Subianto kini menjadi menteri pertahanan porakporanda yang berseberangan dengan Rizieq Shihab.

Pengamat kebijakan dari Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI), Luky Sandra Amalia mengindahkan posisi Rizieq dalam peta politik Indonesia adalah sama seperti sebelumnya, yakni “berseberangan dengan rezim” dengan berkuasa.

“Prabowo bukan patron sejak FPI, tapi Prabowo menjadi lupa satu proxy untuk perjuangan mereka memperjuangkan syariat Islam dalam kebijakan, ” jelas Luky.

Signifikansi Rizieq dan kendaraan ormasnya, kata Luky, akan terlihat ketika dalam status politik tertentu akan ada orang yang akan “menggunakan jasa mereka”.

“Kalau nanti ada orang semacam Bungkus Prabowo di 2014 dan 2019, maka mereka akan menunjukkan eksistensinya. Mereka akan menemukan lapangannya, ” kata dia.

Namun, pengamat politik daripada Universitas Paramadina, Hendri Satrio, berpendapat lain.

Menurutnya, Rizieq “harus waspada dengan ketokohan dia sebagai arsitek agama”.

“Jangan sampai kemudian dia terjebak oleh orang-orang yang mempergunakan ketokohan pada agama itu ke isu-isu kebijakan, ” jelas Hendri.

“Bagaimana nyata peran politik yang harus dikerjakan oleh Habib Rizieq sebagai awak negara? Ya jaga umatnya sebagai tokoh agama, ” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis menyebut Rizieq bakal “memimpin revolusi” setelah pulang ke Indonesia.

Pernyataan itu dia sampaikan dari atas mobil komando gerak laku unjuk rasa menolak Undang-Undang Membentuk Kerja di patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, menjelaskan pernyataan itu dengan menjelaskan kalau “revolusi” yang dimaksud adalah revolusi akhlaq.

“Jadi pembenahan pribadi per orang supaya kita lebih bagus, ” kata Sugito.

Adapun, Persaudaraan Alumni (PA) 212, salah satu motor kampanye Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 lalu, sempat melemparkan wacana supaya Rizieq Shihab maju Pilpres 2024.