‘PSBB Jakarta diperpanjang’, 66 RW ‘dikendalikan secara ketat’, dan masa pergantian ‘mulai diberlakukan’ selama Juni

Negeri Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang status Pembatasan Sosial Berskala Gembung (PSBB) dan menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi, mulai Kamis (04/06).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya memperpanjang PSBB, karena ada 66 wilayah setingkat Rukun Warga (RW) di Jakarta yang masuk Zona Merah, walaupun secara umum provinsi lainnya masuk Zona Kuning serta Hijau.

“Melihat itu semua, maka kami pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, memutuskan untuk menetapkan status PSBB di DKI Jakarta diperpanjang dan menetapkan Juni itu sebagai masa transisi, ” kata Anies dalam jumpa pers dengan daring, Kamis siang.

Menurutnya, 66 RW yang tersebar di lima wilayah tingkat kota di DKI Jakarta “perlu memiliki perhatian khusus”.

Di wilayah Zona Merah itu, demikian Anies, pemprov DKI Jakarta dan pemerintah tingkat kota (pemkot) jarang lain akan “melakukan kegiatan pemantauan, pengetesan, hingga bantuan sosial khusus. ”

Anies Baswedan mengatakan pada masa transisi, kesibukan sosial ekonomi dilakukan secara berantara. Di fase pertama, pemprov DKI Jakarta melakukan pelonggaran terhadap kegiatan yang memiliki manfaat besar untuk masyarakat.

“Bila lulus melewati (fase transisi) bulan Juni dengan baik, yaitu tak ada kasus yang artinya menunjukkan stabil, maka bisa masuk fase kedua, yaitu pelonggaran di bidang yang lebih luas, ” katanya.

Pada fase ini seluruh peraturan tentang sanksi pelanggaran tentu berlakut. “Tidak ada kecuali. ”

Dikatakan apabila pada masa transisi ini terjadi lonjakan kasus Covid-19, maka pemprov DKI Jakarta “tidak ragu untuk meninggalkan kegiatan sosial ekonomi. ”

Berita ini akan terus diperbaharui.