Bom Makassar: Polisi jamin kebahagiaan perayaan Paskah dan selidiki ‘potongan tubuh’ pelaku gerak laku teror Gereja Katedral bermula dari satu atau dua orang

bom-makassar-polisi-jamin-keamanan-perayaan-paskah-dan-selidiki-potongan-tubuh-pelaku-aksi-teror-gereja-katedral-berasal-dari-satu-atau-dua-orang-30

Sumber tulisan, Getty Images

Kepolisian mengatakan tengah menyelidiki gaya tubuh pelaku ledakan peledak di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03), berasal dari satu atau dua orang. Polisi selalu mengatakan menjamin keamanan asosiasi, khususnya dalam rangkaian perayaan Paskah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan kepolisian tengah menyelidiki karakter aksi teror dan menodong agar “masyarakat tidak perlu panik. ”

“Kami sedang dalami dan melakukan cara Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan untuk masyarakat tak usah terlalu panik, saya sedang dalami pelakunya, ” kata Sigit.

Sejauh itu korban luka, termasuk petugas gereja yang mencoba mencegah pelaku masuk ke pekarangan gereja, dan jemaat berjumlah 14 orang. Sementara corak jenazah pengebom bunuh muncul masih diselidiki apakah datang dari satu atau besar pelaku.

Sumber gambar, Getty Images

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, “Ada perut orang yang berboncengan memakai sepeda motor matic . ”

“Dari informasi di lapangan, ditemukan kendaraan yang sudah hancur. Ada beberapa gaya tubuh, yang akan jadi bagian untuk meyakinkan penyidik.

“Akan kami cek apakah potongan tubuh itu sejak dua atau satu pelaku. Jenis kelamin juga belum bisa dikonfirmasi, kami masih menunggu tim dokter kepolisian, ” ujar Argo.

Sumber gambar, Getty Images

Argo juga mengatakan kepolisian menjamin keamanan peringatan wafatnya Isa Almasih pada Jumat (02/04) serta perayaan Paskah pada pekan depan tanggal 4 April.

Selain itu kepolisian juga belum dapat mengkofirmasi apakah ledakan yang terjadi dipicu bom dengan daya ledak agung atau rendah. Argo berkata, pengumpulan alat bukti serta olah tempat kejadian kasus (TKP) masih dilakukan.

Sumber gambar, Reuters

“Kami sedang menyisir satu bagi satu, baik tubuh, serpihan dan yang lainnya. Saya akan olah pelan-pelan, ” kata Argo.

Dalam keterangan pers, Presiden Joko Widodo meminta Kapolri mengusut tuntas jaringan bom pati padam diri ini. Ia mengecap aksi terorisme seperti tersebut tidak terkait dengan keyakinan tertentu dan merupakan kedurjanaan terhadap kemanusiaan.

“Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusutuntas jaringan-jaringan pelaku, dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya, ” kata Jokowi.

“Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Semua agama menolak pedoman terorisme apapun alasannya.

“Seluruh aparat negara tak hendak membiarkan tindakan terorisme sama dengan ini dan saya menodong masyarakat agar tetap mati menjalankan ibadah, ” ucapnya.

“Pelaku menerobos masuk dan dicegat petugas gereja”

Sumber gambar, Darul Amri

Sementara itu sejumlah saksi gegabah ledakan mengatakan pelaku menerobos masuk dan dicegat aparat gereja ketika “puluhan karakter keluar masuk gereja” di dalam saat jeda antarmisa rangkaian ibadah Paskah.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Polisi Merdisyam mengatakan pemboman itu diduga bom bunuh diri namun belum dapat memastikan apakah pelaku yang tewas terpaut dengan jejaring teror yang mana.

“Kami sedang menyelenggarakan pendalaman dengan Densus 88, ” ujar Merdisyam pada sekitar Gereja Katedral Makassar, seperti dilaporkan Darul Amri, wartawan yang melaporkan buat BBC Indonesia.

Sumber gambar, Getty Images

Merdisyam berkata, korban luka-luka yang dilarikan ke rumah sakit berjumlah sembilan orang, lima merupakan petugas dan pengurus gereja sedangkan empat lainnya adalah umat.

Setelah ledakan ini, personel Gegana dan Brimob Polda Sulsel dikerahkan buat melakukan pengamanan di sekitar gereja. Tiga akses ustaz di sekitar gereja ditutup.

Sumber gambar, Kemenkopolhukam

Merdisyam juga mengatakan pihaknya bergandengan Densus 88 tengah berkelakuan identitas pelaku bom bunuh diri itu.

Ledakan ini terjadi sekitar jam 10. 20 Waktu Nusantara Tengah.

Apa yang berlaku?

Ledakan terjadi saat jeda antarmisa, kata Alphonso, seorang pengurus Gereja Katedral Makassar, kepada BBC News Nusantara.

Dia berada di kaca gereja saat ledakan terjadi.

Alphonso berkata, karakter berusaha masuk ke gereja saat ibadah yang dimulai pukul 8. 00 gres saja berakhir.

Namun seorang petugas gereja berinisial K menghentikan pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Petugas gereja itu – melalui rekaman video saat luka-lukanya sedang dibersihkan – mengatakan “Saya tahan dia (yang terbang motor) di depan batas, dia mau masuk. ”

Sebelum perayaan Pekan Bersih jelang paskah yang menetes akhir minggu ini, pihak Gereja Katedral mengimbau umatnya untuk tidak membawa bahan yang mencurigakan.

Sumber tulisan, EPA

Tiga petugas gereja ditugaskan di depan gerbang untuk memeriksa tas dengan dibawa oleh umat.

“Pelaku datang kurang bertambah jam setengah 11. Lazimnya umat dipersilakan masuk pertama diperiksa. Tapi pelaku tepat menerobos masuk, jadi tak sempat diperiksa, ” logat Alphonso.

Sumber gambar, Umat Gereja Katedral

“Dia tahu ditahan karena nekat untuk masuk ke halaman gereja. Setelah itu pelaku meledakkan dirinya.

“Petugas gereja yang menahan pelaku terkena sedikit serpihan ledakan. Tempat berada sangat dekat secara ledakan karena berdiri dalam depan motor pelaku.

“Dia dilarikan ke vila sakit dalam kondisi sadar, masih bisa berbicara, tapi pendengarannya terganggu, ” ujar Alphonso.

Selain aparat gereja ini, Alphonso menyebut ada lima umat yang juga dilarikan ke vila sakit karena terkena serpihan kaca.

Pra ledakan terjadi, sekitar 100 orang mengikuti ibadah di gereja ini. Alphonso berkata angka itu setengah sejak kapasitas gereja.

Para pendeta gereja disebut Alphonso di kondisi baik-baik saja. Imam yang dijadwalkan memimpin ibadat pukul 11. 00 belum masuk ke lingkungan gereja saat ledakan terjadi.

Keterangan saksi mata – ledakan kencang sekali

Petugas relawan Misa di Gereja Katerdral, Yahonna Massie, 48 tarikh, mengaku berada 10 meter dari sumber ledakan.

Saat itu ia bekerja untuk membagikan daun palma pada jemaat yang datang pada Misa yang bakal diselenggarakan pukul 11. 00 WIT.

“Ada puluhan yang lalu-lalang gereja era itu, ” kata Yohanna saat ditemui BBC News tak jauh dari tempat kejadian, Minggu (28/03).

“Kencang sekali. Suara ledakan yang belum pernah beta dengar, ” katanya.

Saat itu, kata dia, jemaat yang berada di gerbang langsung ditarik merembes ke dalam gereja. Seluruh panik, dan Yohanna mengunci telinganya.

Yohanna mengatakan ledakan berasal dari seorang pengendara motor. Yohanna juga mengaku melihat ada gaya tubuh di sekitar letak kejadian.

“Saya menentang ada ususnya, ” katanya.

Saat ini semesta jemaat sudah dipulangkan. Yohanna juga mengatakan ada perut orang yang dia menentang terluka.

Hansom, seorang darah korban, menyebut serpihan barang tajam memicu luka dalam tubuh anggota keluarganya. Dia berharap kepolisian dan pemerintah Kota Makassar dapat mencegah kejadian seperti ini terulang.

“Luka-luka yang diderita sebab tiga korban hampir mirip semuanya ada luka mengobarkan, meliputi tangan dan bermalas-malasan, ada serpihan-serpihan benda garang pada sekujur tubuh target, ” kata Hansom.

“Harapan kami dari pihak tim adalah kepolisian dan jajarannya semoga mengusut tuntas kejadian ini. Juga bagi pemerintah kota.

“Ke depan mudah-mudahan hal-hal seperti ini jangan disepelekan, lebih serius sedang terutama terkait keamanan, ” ujarnya.