Afghanistan: Militer AS angkat bermalas-malasan diam-diam dari Pangkalan Udara Bagram, tinggalkan ribuan mobil dan ratusan kendaraan selongsong baja

afghanistan-militer-as-angkat-kaki-diam-diam-dari-pangkalan-udara-bagram-tinggalkan-ribuan-mobil-dan-ratusan-kendaraan-lapis-baja-12

afghanistan, bagram

Sumber gambar, EPA

Tentara Amerika Serikat secara diam-diam keluar dari Pangkalan Hawa Bagram pada pagi dini hari tanpa memberitahu negeri Afghanistan. Pangkalan udara itu selama ini merupakan basis penting bagi militer GANDAR dalam melancarkan operasi dalam Afghanistan.

Jenderal Asadullah Kohistani, yang kini menjabat sebagai komandan baru markas tersebut, mengatakan kepada BBC bahwa AS pergi sejak Bagram pada Jumat (02/07) pukul 03. 00 cepat waktu setempat. Kepergian tersebut baru diketahui militer Afghanistan beberapa jam kemudian.

Tanda ini juga diketahui Taliban, yang kini bergerak cepat di dalam Afghanistan menuju Bagram.

Baca serupa:

Jenderal Kohistani mengatakan pasukan Afghanistan sudah menduga Taliban bakal menyerang Bagram.

Ditambahkannya, ada berbagai laporan Taliban melayani “pergerakan di kawasan perdesaan” dekat pangkalan udara tersebut.

“Jika kami membandingkan muncul kami dengan Amerika, perbedaannya jauh. Namun, sesuai dengan kemampuan kami…kami berupaya melakukan yang terbaik dan sebesar mungkin untuk memberi kebahagiaan dan melayani semua anak buah. ”

afghanistan, bagram

Sumber gambar, EPA

Tinggalkan ribuan kendaraan

Di Jumat (02/07), AS mencanangkan telah pergi dari Bagram sehingga praktis menuntaskan operasi militer di Afghanistan sebelum tanggal resmi 11 September sebagaimana diumumkan Presiden Joe Biden awal tahun itu.

Selang 20 menit setelah kepergian militer AS dalam Jumat (02/07), listrik dipadamkan dan pangkalan udara tersebut sontak gelap, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press .

Hal ini membuat sejumlah penjarah mendobrak masuk pangkalan suasana yang telah ditelantarkan tersebut. Barang-barang yang ditinggalkan dijual di penampungan besi primitif dan lapak-lapak pedagang loak.

Di Bagram, menurut Jenderal Asadullah Kohistani, AS mengalpakan sekitar 3, 5 juta barang.

Barang-barang itu mencakup puluhan ribu tirta kemasan, minuman energi, serta santapan siap saji buat personel militer alias MREs.

AS juga mencuaikan ribuan mobil sipil tanpa kunci serta ratusan kendaraan lapis baja, demikian dilaporkan kantor berita Associated Press.

afghanistan, bagram

Sumber gambar, Reuters

afghanistan, bagram

Sumber gambar, EPA

Senjata-senjata berat telah dibawa pergi dan beberapa simpanan amunisi telah diledakkan. Namun, senjata ringan & amunisi ditinggalkan untuk tentara Afghanistan, kata Jenderal Kohistani.

Bagram punya fasilitas penjara dan dilaporkan ada sekitar 5. 000 tahanan Taliban telah meninggalkan pangkalan tersebut.

Pada puncak kejayaannya, Bagram dihuni puluhan ribu prajurit AS. Alhasil, Bagram berganti dari pangkalan udara kecil hingga menjadi kota kecil yang dilengkapi kolam renang, bioskop, spa, dan restoran Burger King serta Pizza Hut.

Status kepemilikan markas itu sendiri berubah-ubah seiring waktu berjalan. AS ialah negara yang mendirikannya buat Afghanistan pada 1950-an, namun diambil alih Uni Soviet ketika Tentara Merah menyerang pada 1979.

Menangkap juga:

Bagram tahu dikuasai pemerintah Afghanistan yang disokong Moskow, lalu kemudian kelompok mujahidin. Taliban langsung merebut Bagram saat gabungan itu berkuasa pada pertengahan 1990-an.

Tapi, ketika AS menginvasi Afghanistan dan menjungkalkan Taliban pada 2001, basis udara itu diperluas dan diubah menjadi basis balasan terhadap Taliban.

afghanistan, bagram

Sumber gambar, AFP

afghanistan, bagram

Sumber gambar, Reuters

Sanggup mempertahankan?

Mundurnya militer AS dari Bagram mendirikan kendali pangkalan udara itu ada pada pasukan Afghanistan yang berkekuatan 3. 000 serdadu—jauh dari puluhan ribu personel AS dan sekutu yang pernah menempati Bagram.

Mereka kemungkinan bakal kewalahan mempertahankan Bagram dari serangan Taliban.

Kelompok itu mengeklaim telah merebut lebih lantaran 10 distrik selama 24 jam terakhir.

Bertambah dari 1. 000 tentara Afghanistan dilaporkan kabur ke negara tetangga Tajikistan setelah bentrok dengan milisi Taliban. Para serdadu itu tertinggal hingga melintasi perbatasan untuk “menyelamatkan nyawa mereka, ” menurut pernyataan penjaga perbatasan Tajikistan.

Meski ada pergerakan di lapangan, perundingan tenteram antara delegasi Taliban & pemerintah Afghanistan kembali digelar di Doha, Qatar, pasar lalu.

Zabiullah Mujahid, ujung bicara Taliban, mengatakan pada BBC bahwa mereka mau mengajukan rencana kepada tim juru runding Afghanistan.